Kamis, 09 Oktober 2014

KODE BANDARA MENURUT IATA DAN ICAO



KODE KOTA DAN BANDARA
Didalam dunia penerbangan, pemberian nama atau kode kota dan bandara dikeluarkan oleh IATA dan ICAO, dimana setiap bandar udara memiliki kode IATA dan ICAO yang berbeda satu sama lain. Kode bisa diambil dari berbagai hal seperti nama bandar udara, daerah tempat bandar udara terletak, atau nama kota yang dilayani.

1. Kode Bandar Udara menurut IATA
Kode bandar udara IATA adalah kode yang terdiri dari tiga huruf yang digunakan untuk menandai bandar udara-bandar udara di seluruh dunia. Kode-kode ini disusun dan diatur oleh IATA atau Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional dan diterbitkan tiga kali dalam setahun didalam Direktori Pengkodean Maskapai Penerbangan IATA.
Kode ini menandakan kota asal dan tujuan penumpang pesawat. Hal ini wajib diketahui oleh para pekerja penerbangan atau agen perjalanan. Kode ini juga berguna untuk yang melakukan pembelian secara on line, sehingga memudahkan  menentukan tempat berangkat dan destinasi yang diinginkan.

Fungsi pemakaian tiga huruf dari sisi IATA adalah sebagai berikut :
1.      Memudahkan didalam penanganan reservasi dan ticketing
2.      Memudahkan didalam penanganan bagasi dan cargo

Berikut beberapa kode bandar udara internasional di Indonesia menurut IATA
      1.      Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta (CGK)
      2.      Bandara Internasional Kualanamu, Medan (KNO)
      3.      Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali (DPS)
      4.      Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maksar (UPG)

2. Kode Bandar Udara menurut ICAO
Kode bandar udara ICAO adalah kode yang terdiri dari empat digit alfanumerik yang diberikan kepada setiap bandar udara di seluruh dunia. Kode ini diatur oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO = International Civil Aviation Organization).

Kode ICAO digunakan oleh:
a.       pengatur lalu-lintas udara (air traffic control)
b.      maskapai penerbangan
c.       stasiun cuaca.

Secara umum, digit pertama untuk mengidentifikasi benua, sebuah negara atau sekelompok negara di dalam benua tersebut. Digit kedua digunakan untuk mengidentifikasi negara di dalam benua tersebut. Dua digit terakhir adalah untuk mewakili setiap bandar udara.
Ada beberapa pengecualian dimana pada beberapa negara besar, dimana satu kode pada digit pertama dialokasikan negara tersebut dan tiga digit terakhir untuk bandar udara di negara itu. Untuk Indonesia Kode ICAO berawalan WA, WI, WQ, dan WR.

Berikut contoh beberapa kode ICAO Bandar udara Indonesia :
           1.      WADD (DPS) – Bandar Udara Internasional Ngurah RaiDenpasar, Bali
           2.      WIII (CGK) - Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta - Cengkareng, Banten 
           3.   WQKNBandar Udara PrimapunPrimapun
           4.      WRBB (BDM) – Bandar Udara Syamsudin NoorBanjarmasin, Kalimantan Selatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label

songs

rotary wings