Minggu, 13 Oktober 2013

PERAN CUACA DALAM PENERBANGAN

CUACA PENERBANGAN 2


Bagaimana Peran Informasi Cuaca Dalam Penerbangan?
           
 Karena masalah penerbangan menyangkut banyak hal baik dalam lingkup nasional maupun internasional maka Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) menetapkan berbagai aturan yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan, khususnya yang berkaitan dengan cuaca, ICAO bekerjasama dengan Organisasi Meteorologi Dunia ( World Meteorological Organization = WMO).
Informasi Cuaca dalam Penerbangan meliputi beberapa unsur, seperti :
     1.      Angin
     2.      Jarak Pandang
     3.      Awan
     4.      Suhu Udara
     5.      Tekanan Udara


  1.      Angin
Arah angin diperlukan untuk menentukan dari mana dan kemana pesawat tersebut lepas landas maupun mendarat dengan memperhitungkan kecepatan angin yang sedang terjadi sedangkan selama perjalanan dimanfaatkan untuk mempertahankan posisi pesawat saat di udara.

Berdasarkan arah angin kita dapat memperkirakan dari mana pesawat akan lepas landas dan mendarat.

Contoh :

Pada landasan yang memanjang dari barat hingga timur
       -          Jika angin berasal dari barat maka pesawat akan lepas landas maupun landing menuju barat.
       -          Jika angin berasal dari timur maka pesawat akan lepas landas maupun landing menuju timur.

Pada landasan yang memanjang dari utara hingga selatan
        -          Jika angin berasal dari selatan maka pesawat akan lepas landas maupun landing menuju selatan.
        -          Jika angin berasal dari utara maka pesawat akan lepas landas maupun landing menuju utara.


  2.      Jarak Pandang
Untuk pesawat yang tidak otomatis, informasi jarak pandang sangat diperlukan dalam hal pendaratan, baik jarak pandang vertikal maupun horizontal.

ž  Jarak pandang vertikal :
Erat kaitannya dengan saat pesawat akan melakukan pendaratan saat masih di udara, hal ini pentig untuk mengetahui posisi dan sisa runway landasan agar pendaratan dapat dilakukan dengan tepat.

ž  Jarak pandang horizontal :
Erat kaitannya dengan saat pesawat sudah mulai mendarat di dekat permukaan.


            Dalam dunia penerbangan dikenal yang namanya Runway Visual Range (RVR), dimana RVR Merupakan alat meterologi yang memberikan informasi jarak pandang maksimum (maximum visibility) didaerah sekitar runway. RVR biasanya dipasang sebagai kelengkapan fasilitas Instrumen Landing System (ILS).

            Dimana kejadian-kejadian yang dapat mengurangi jarak pandang pada suatu penerbangan, seperti :
                  -          Hard Rain
                  -          Haze
                  -          Mist
                  -          Fog
                  -          Smog
                  -      Smoke
                  -          Sandstrom
                  -          Duststrom

ž  Hujan Deras / Hard Rain
Pada dasrnya hujan didefinisikan sebagai partikel-partikel air yang jatuh ke permukaan tanah berbentuk kepingan dengan diameter 0.5 mm atau kurang.

Dapat dibayangkan apabila partikel-partikel yang jatuh ke bumi di suatu bandar udara jumlahnya sangat banyak, dan tentu saja ini akan mengakibatkan berkurangnya jarak pandang.

Pada umumnya hujan deras ini jatuh dari awan rendah antara lain awan Cumulonimbus (Cb).


ž  Udara Kabur / Haze
Hal ini terjadi dikarenakan polusi udara karena asap kendaraan, asap dari hasil pembuangan industri pabrik, dan pembakaran hutan.

Partikel-partikel asap yang besar akan jatuh ke permukaan bumi, sedangkan partikel-partikel yang kecil yang seukuran dengan mist dan halimun akan melayang di udara.


ž  Halimun / Mist
Terdiri dari tetes-tetes air mikroskopis yang melayang di udara, kejadian ini dapat mengurangi jarak pandang tidak kurang dari 1 km.

Tetes-tetes air mikroskopis ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang karena ukurannya yang sangat kecil.


ž  Kabut / Fog
Terdiri dari tetes-tetes air yang sangat kecil yang melayang-layang di udara dan dapat mengurangi jarak pandang kurang dari 1 km.

Tetes-tetes air ini dapat dilihat dengan mata biasa dan pergerakannya mengikuti pergerakan udara.


ž  Smog
Merupakan campuran asap dan kabut yang dapat mengurangi jarak pandang.


ž  Badai pasir / Sandstrom
Terjadi dari pengangkatan pasir yang dapat naik ke udara dikarenakan tiuan angin, namun ketinggian naiknya pasir ini tergantung dari ukurannya namun karena ringan, partikel ini jarang mencapai ketinggian lebih dari 20-30 m. Biasanya terjadi di daera padang pasir.


ž  Badai Debu / Duststrom
Terjadi dari partikel-partikel debu yang sangat kecil yang melayang di atas permukaan hingga ketinggian beberapa km dari permukaan, kejadian ini dapat berlangsung lama dan meluas dan umumnya terjadi pada daerah padang pasir.

  
  3.      Awan
Ada bermacam-macam jenis awan berdasarkan level ketinggian, yaitu awan rendah, menengah, dan tinggi.

Dalam penerbangan awan yang harus dilaporkan adalah jenis awan rendah yaitu awan Cumulonimbus (Cb) dan awan Towering Cumulus (Tcu).

Namun pada umumnya awan Cb ini sangat ditakuti dalam penerbangan karena dapat mengakibatkan updraft (arus naik), downdraft (arus turun), dan windshear (perubahan keepatan secara tiba-tiba), yang apabila pesawat berada di dalam/bawah awan ini pada saat setelah lepas landas, sebelum mendarat, maupun pada saat terbang akan mengakibatkan ketidak stabilan posisi pesawat yang dapat berakibat fatal.


  4.      Suhu Udara
Suhu udara dalam penerbangan sangat erat kaitannya dengan pemuaian udara.

Apabila suhu lebih tinggi,
Mengakibatkan pemuaian udara yang lebih, hal ini dapat mengakibatkan terbentuknya fatamorgana yang dapat mempengaruhi estimasi pilot mengenai jarak pandang yang sebenarnya.

Suhu yang tinggi dapat juga memacu meningkatkan daya angkat yang harus dihasilkan pesawat yang nantinya akan mempengaruhi terhadap penggunaan bahan bakar.


Apabila suhu lebih rendah,
Udara di sekeliling akan lebih rapat dari pada ketika panas, hal ini menyebabkan pesawat memiliki daya angkat yang lebih pada saat lepas landas, maupun terbang di udara, yang tentunya akan dapat mengurangi daya angkat yang harus dihasilkan pesawat sehingga dapat mempengaruhi penggunaan bahan bakar.

  
  5.      Tekanan udara
Tekanan merupakan salah satu unsur cuaca terpenting yang dibutuhkan dalam penerbangan, tekanan tidak lepas kaitannya dengan suhu, dimana tekanan berbanding terbalik dengan suhu.

Hal ini jelas apaila suhu tinggi maka tekanan rendah dan apabila suhu rendah maka tekanan tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label

songs

rotary wings