Kamis, 05 September 2013

Kemasan Dangerous Good



         Dalam pengangkutan suatu bahan dan/atau barang berbahaya harus memenuhi persyaratan internasional. Di Indonesia untuk peraturan pengangkutan barang berbahaya telah dikeluakan oleh departemen Perhubungan berupa Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/275/XII/1998 tentang Pengangkutan Bahan dan/atau Barang Berbahaya dengan Pesawat Udara.

            Seandainya pengemasan barang berbahaya tidak sesuai dengan regulasi maka akan terjadi permasalahan serius saat pengangkutan dan saat mendarat di bandara tujuan. Misalnya di bandara tujuan barang berbahaya tersebut harus dilakukan pengemasan ulang atau dikirim kembali ke negara asal. Hal ini berarti pengirim/eksportir harus mengeluarkan biaya tambahan yang sangat besar.


Gambar contoh kemasan Dangerous Good


Klasifikasi Kemasan untuk Dangerous Goods
Kemasan diklasifikasikan menjadi 3 grup berdasarkan tingkat bahaya nya yaitu :
·         kemasan grup I untuk tingkat bahaya tinggi.
·         kemasan grup II dengan tingat bahaya sedang.
·         kemasan grup III untuk tingkat bahaya rendah.


ARTI SIMBOL PADA KEMASAN
            Cukup banyak simbol-simbol yang tertera di kotak kemasan kardus atau kotak kemasan kayu pada bagian luarnya. Masing-masing simbol mengandung arti yang harus di ikuti oleh siapa saja yang menyimpan dan membawa kotak kemasan tersebut. Hal ini tentu dimaksudkan agar produk yang ada dalam kotak tersebut tidak rusak  selama disimpan di gudang/toko dan selama pendistribusian, dan simbol-simbol tersebut biasanya disebut packaging symbols atau cargo symbols.


Gambar simbol pada kemasan


Berikut sebagian simbol kemasan :
  
  1. Keep Dry
Simbol ini dimaksudkan kotak tersebut di jaga agar tetap kering, jangan kena hujan dan jangan disimpan di tempat yang basah.

Simbol ini biasa ditemukan pada kotak yang jika terkena huja atau basah maka produk di dalamnya bisa rusak dan simbol ini biasa terdapat pada kotak kardus kemasan barang-barang elektronok dan makanan.
 
Gambar Simbol Keep Dry

  2. Fragile
Simbol ini sebagai peringatan bahwa barang yang ada di dalam kotak bisa rusak atau pecah bila terjatuh atau jika tidak terhandle dengan hati-hati.

Fragile sendiri berarti rapuh atau rentan, gampang pecah dan biasanya tertera pada kotak kemasan barang elektronik atau pecah belah.

Gambar Simbol Fragile

  3. Handle With Care
Simbol dengan dua tangan ini adalah simbol ke hati-hatian.

Sama halnya dengan fragile, simbol ini mengingatkan kita agar selalu berhati-hati saat menghandle kotak tersebut dan biasanya kalau sudah ada simbol ini maka simbol fragile tidak diperlukan lagi atau tidak di pasang pada kemasan ataupun sebaliknya.


Gambar Simbol Handle With Care

  4. Top
Simbol ini menunjukka posisi atau kedudukan kotak.

Arah panah menunjukkan bagian atas kotak demikian juga barang yang ada di dalamnya, sehingga akan memudahkan kita saat akan membuka kotak tersebut.

Simbol ini  harus tetap dilaksanakan saat menghandle kotak tersebut, di khawatirkan barang yang di dalam kotak bisa rusak juga karena penyimpanan atau saat membawanya terbalik.



Gambar Simbol Top

  5. Maximum Stack
Simbol ini menunjukkan jumlah maksimum tumpukan yang diperbolehkan saat penyimpanan atau saat pengakutan. Dengan demikian kalau tumpukan melebihi dari jumlah yang ditentukan atau tertera di simbol tersebut, bisa mengakibatkan isi kotak tersebut rusak.

Karenanya simbol ini sering disertai angka yang menunjukkan jumlah masimum tumpukan. Seperti contoh yang tertera pada simbol stack sebelah, angka 23 berarti tumpukan maksimum hanya sampai 23 kotak saja, dan tidak boleh lebih dari itu.


Gambar Simbol Maximum Stack

  6. No Stack
Simbol ini berarti kotak kemasan tersebut sama sekali tidak boleh ditumpuk saat penyimpanan. ini dimaksudkan untuk barang-barang yang sangat rapuh, gampang pecah sehingga produsen perlu menyertakan simbol ini pada kotak kemasan produknya.


Gambar Simbol No Stack


  7. Dan lain-lain



Jadi kesimpulannya adalah bahwa dalam pengangkutan barang berbahaya harus memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan dan jikalau tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku maka akan terjadi suatu permasalahan yang serius saat pengangkutan dan saat mendarat di bandar udara tujuan dimana dalam hal ini salah satunya pengirim / eksportir harus mengeluarkan biaya tambahan yang sangat besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Label

songs

rotary wings